Oppa , Gomawo ( Chapter 2 )

Author : @claudiadwis

Genre : sad , romance , etc.

Cast : – baekhyun , Shin Jihyun

Annyeongggg~
Ini chap 2 nya , mian baru bisa post sekarang ;( , semoga disuka yaaa~

__________________________________

[ Author Pov’s ]

Hari ini baekhyun dan eommanya pergi kesebuah rumah sakit di seoul , rencananya baekhyun akan menjalani transplasi jantung

*dirumah sakit*

” eomma , jadi kapan aku bisa bertemu dengan pendonor itu ? Hitung2 untuk berterima kasih kepadanya untuk donor ” tanya baekhyun hati2
” ummm…. Molla , eomma gatau soalnya kata dokter orang yang akan mendonor itu harus dalam keadaan tidak bernyawa , otomatis yang mendonor mu itu pasti sudah tidak bernyawa baekhyun-ah ” jelas eomma
” ah … arraseo eomma , yasudahlah ” jawab baekhyun

[ Baekhyun Pov’s ]

” orang yang akan mendonor itu harus dalam keadaan tidak bernyawa , otomatis yang pendonor itu tidak bernyawa “

Ah aku masih memikirkan perkataan eomma , perasaanku sangat tidak enak saat ini , belum lagi tiba2 aku memikirkan jihyun , aisshh neo paboya baekhyun!!! , baiklah ayo kita fokus ke urusan transplasi ini

[ Jihyun Pov’s ]

Kulirik jam ku , sudah menunjukan pukul 6:36 KST , berati aku harus ada di rumah sakit dalam keadaan tidak bernyawa , ha ? Tidak bernyawa ? Ummm baiklah akan Kulakukan …..
Ah apa ku tulis surat saja ya ke baekhyun ? Tapi aku tidak ingin dia menangis , mwo ? Menangis ? Kkkkk baekhyun tidak mungkin menangisi ku …..

* 2 menit berlalu *

baiklah sudah selesai , kusimpan surat itu di bajuku , kini aku menaiki sebuah taksi menuju depan rumah sakit , kuhubungi sang dokter untuk berjaga di belakang pintu rumah sakit , apa kalian penasaran apa yang akan kulakukan ? Ne …. Kalian liat saja nanti
Aku mendapat pesan bahwa sang dokter sudah berada di belakang pintu rumah sakit , baiklah aku akan menemuinya

*skip*

” dokter , sebelum aku pergi aku ingin kau memberikan ini kepada baekhyun dan katakan jangan bersedih setelah membaca surat ini , bila dia bertanya jangan beritahu dia bahwa aku sudah tidak ada , arra ? ” pesanku pada dokter
” nde , apa kau yakin ? ” tanya dokter
” nde , aku sangat yakin ” kataku sambil tersenyum

Kutinggalkan dokter dan berjalan menuju atap rumah sakit , saat memasuki lift kulihat bayangan wajahku di cermin lift , membayangkan baekhyun bersamaku , membayangkan hari hariku bersama dengannya , aku rindu berjalan ketaman dengannya , aku rindu bermain dengannya , aku merindukan semua kenanganku bersamanya ,maafkan aku oppa , dan gomawo oppa untuk semuanya

[ Author Pov’s ]

Beberapa menit kemudian baekhyun sudah ada didalam ruang operasi menunggu sang pedonor datang
Sebaliknya , di sebuah atap rumah sakit Seorang yeoja sedang menatap langit sambil sesekali melihat kebawah , yup! Bisa kalian bayangkan saat ini sang yeoja sedang berdiri diambang kematian , memilih mengakhiri hidupnya dan membuat namja yang dicintainya hidup bahagia atau memilih tidak mengakhiri hidupnya dan tidak bisa hidup dengan namja yang cintainya , benar benar pilihan yang sulit

[ Jihyun Pov’s ]

Eomma …… apa kau melihatku disini ? Eomma , sampai saat ini aku tidak tahu keberadaan appa , apa dia sudah bersamamu ? Kalau sudah berati aku akan menyusul kalian … Ummm apakah nanti kalian akan marah denganku ? Eomma mian ne ? Aku akan segera menyusul eomma disana …..

Kulihat lapangan kosong bawah sana , tempat peristirahatanku , apa mungkin akan sakit ? ah tidak apa2 karena aku akan melihat baekhyun oppa sembuh
dan Kukirim sebuah pesan ke dokter

” dokter , tolong hitung mundur dari 10 mulai dari sekarang ”
” nde ”

Baiklah jihyun , kau sudah buat keputusan yang bulat baiklah 1….2…..3

[ Author Pov ]

4…5…6…….7

BUGH!!!

Sebuah suara dentuman yang sangat keras mengejutkan sang dokter , lalu dengan sigap memanggil para suster untuk menjemput seorang mayat wanita untuk sebuah operasi transplasi jantung

Saat Operasi

2 jam telah berlalu , operasi berjalan lancar , sang dokter melihat tubuh yeoja yang sudah tidak bernyawa di hadapannya , kemudian sang dokter mengecek nama dan informasi yeoja tersebut , karena saat mereka bertemu sang dokter belum mengetahui nama sang pasien


Nama : Shin Jihyun
Umur : 20 tahun
Gender : Yeoja / wanita
Tanggal lahir : 22 – november – 1993

Wajah sang dokter tiba – tiba menjadi pucat , dia baru saja menyadari bahwa dulu dia mempunyai anak bernama Shin Jihyun yang lahir persis dengan tanggal pasien yang di tanganinya , akhirnya dia menyadari bahwa Shinjihyun adalah anak kandungnya , tak terasa air mata membanjiri pipi seorang pria tua ini , pria tua ini kemudian memeluk tubuh jihyun yang sudah tidak bernyawa

” jihyun-ah bangun , ini appa nak ! Maafkan appa nak appa tidak bisa melindungimu nak maafkan apa , bangun jihyun-ah , kenapa bisa begini ya tuhan , tolon kembalikan jihyun kepadaku ” isak sang dokter

Namun sudah tidak ada yang bisa dia lakukan selain mengikhlaskan kepergian putrinya dan akan memberikan surat titipan anaknya itu untuk baekhyun ….

[ Baekhyun Pov’s ]

kubuka mataku perlahan dan kulihat eomma dan appa ada disampingku dan mereka terlihat sangat bahagia , aku hanya tersenyum tipis , badanku sangat pegal dan kondisiku masih sangat lemah tetapi aku merindukan Jihyunku , aku sangat merindukannya , bagaimana kabarnya saat ini ….

1Minggu Kemudian

” huaaahhh …. Senangnya bisa keluar rumah sakit , baiklah aku akan mengunjungi jihyun dan meminta maaf ! ”

Kujakankan mobilku menuju apartemen jihyun , saat ini entah kenapa hanya ada jihyun dan jihyun dipikiranku
Beberapa menit kemudian aku sampai didepan gedung apatemennya , perlahan aku berjalan menuju depan pintunya

Ting ……. Tong ……

tidak ada jawaban

Ting ……. Tong ……..

hening

Aku mencoba memanggil2 jihyun tetapi tetap tidak ada jawaban , hmmm kemana dia ? Apa dia kerja ? Tiba2 ada seorang ibu2 yang mendatangiku

” eoh , kau mencari jihyun ya ? Kalau kau mencarinya dia sudah tidak ada disini , hal terakhir yang kudengar dia pergi kerumah sakit St mary Seoul Gangnam ” jelasnya
” oh , gomawo ” kataku langsung berlari menuju rumah sakit tersebut , tetapi kenapa rumah sakit itu sama dengan rumah sakit tempatku dulu melakukan operasi ?
Akhirnya aku sampai , aku berlari menanyakan dimana jihyun sekarang

” ah , mian apa kau tau pasien bernama Shin Jihyun ? Bisa kau beritahu aku kamarnya ? ” kataku
” ah sebentar , um ya ada tetapi maaf pasien tersebut tidak ada di daftar kamar manapun ”
” mwo ? Apa maksudmu ? ”
” nde , pasien sudah meninggal dunia sejak seminggu yang lalu , Dan sudah di kuburkan ”

DEG…..DEG

Aku berlari dan berlari hingga aku menabrak seorang dokter dan kebetulan dia adalah dokter yang mengoperasiku waktu itu

” ah , Baekhyun-ssi ada apa ? Kenapa berlari ? ”
” um , nee annyeong dokter , mian aku berlari aku mencari pasien bernama Shin Jihyun , apa dokter tahu ? ”
Kulihat raut wajahnya berubah kemudian dia memberikan ku sebuah surat dan sebuah alamat , dan dia bilang disitulah jihyun berada dan aku diminta membaca surat itu disana
Aku menjalankan mobilku menuju tempat yang di maksud , beberapa menit kemudian aku sampai , aku melihat lagi alamatnya , dan memang benar alamat itu ada disini , disitu tertera nomor sebuah nisan …
Aku mencari nisan yang dimaksud sampai aku menemukan sebuah nisan dengan nama shin jihyun tertera di sana …

DEG…..DEG….

Aku mengingat surat yang diberikan , dan membacanya …


To : Baekhyunieeee^^
from : Shin Jihyun

Annyeong oppa , ah kau sedang ada dimana ? Baik baik saja kan ? Oppa jika kau membaca ini berati kau sudah sembuh kan ? Ah apa oppa tau ? Waktu itu aku menuju kerumahmu dan ternyata kau tidak ada , dan aku melihat isi diarymu wahh… Aku baru menyadari semua ini , umm oppa , iya aku tau soal penyakitmu , oppa apa kau sekarang ada di depan ku ? Maksudku di depan kuburanku ? Oppa jangan menangis ne ? Aku tidak ingin melihatmu menangis , oppa tau aku Sengaja melakukan ini karena aku sayang kepadamu oppa , oppa kau harus berjanji untuk menjaga jantungku ne ? Jagalah baik baik jantungku ini karena jika oppa merusaknya belum tentu oppa mendapat gantinya lagi
Ne oppa sekian dariku , dan oppa terima kasih yaaaa untuk semuanya

Salam ,

Shin Jihyun

Aku menangsi , jadi pedonor selama ini adalah jihyun ? Kenapa aku tidak mengetahuinya ? Jihyun-ah aku juga berterima kasih atas jantungmu ini , dan aku berjanji akan menjaga jantungmu

3 thoughts on “Oppa , Gomawo ( Chapter 2 )

    1. Wahh sedih ya ? Menurutku sih ga begitu sedih -_- , hhehe sayangnya ff ini udah end😦 , tapi nanti bakal bikin yang baru kok stay tuned yaaa ^^ makasih udah di baca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s